• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
Kamis, September 10, 2026
  • Home
  • Berita
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Lainnya
No Result
View All Result
Potret Sukabumi
  • Home
  • Berita
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Lainnya
No Result
View All Result
Potret Sukabumi
No Result
View All Result

Limbah Batu Hijau Diduga Masih Dibuang ke Sungai, Kades Bojong Beri Peringatan Tegas

potretsukabumi by potretsukabumi
in Lingkungan
0
Limbah Batu Hijau Diduga Masih Dibuang ke Sungai, Kades Bojong Beri Peringatan Tegas
0
SHARES
Share on WhatsappShare on Facebook

potretsukabumi.com – Persoalan dugaan pembuangan limbah lumpur sisa pemotongan batu hijau ke aliran sungai kembali menjadi perhatian di Kampung Leuwi Urug, RT 001/RW 001, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Meski sebelumnya pemerintah desa bersama instansi terkait telah memberikan pembinaan dan arahan kepada para pengusaha maupun pengrajin batu hijau, dugaan pembuangan limbah secara langsung ke Leuwi atau Sungai Keramat masih menjadi persoalan.

Kepala Desa Bojong, Lahudin, mengatakan bahwa di wilayahnya memang terdapat sejumlah pengrajin pemotongan batu hijau. Namun, berdasarkan hasil klarifikasi dan pemantauan, sebagian besar pengrajin telah memiliki kolam atau bak penampungan limbah.

Menurutnya, keberadaan bak penampungan tersebut diperlukan agar limbah hasil pemotongan batu tidak langsung dialirkan menuju sungai.

Persoalan tersebut sebelumnya juga telah ditindaklanjuti melalui sejumlah pemeriksaan oleh instansi terkait, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, DLH Provinsi Jawa Barat, hingga Satpol PP bagian penindakan.

“Dari hasil survei, para pengrajin dan pemotong batu hijau yang ada di Desa Bojong Alhamdulillah aman. Tetapi setelah diperhatikan dan diselidiki, memang masih ada beberapa pengrajin yang tidak memiliki bak penampungan limbah. Ada yang langsung membuang ke sungai, ini yang menjadi permasalahan,” ujar Lahudin.

Lahudin menjelaskan, para pengusaha dan pengrajin batu hijau sebelumnya juga telah dipanggil untuk mendapatkan pembinaan dari instansi terkait. Dalam pembinaan tersebut, mereka diminta untuk memenuhi ketentuan administrasi serta mematuhi aturan mengenai pengelolaan lingkungan.

Ia menegaskan, pengrajin yang belum memiliki fasilitas penampungan limbah sebaiknya menghentikan sementara aktivitas produksinya hingga memiliki kolam atau bak penampungan yang memadai.

“Kami juga berusaha menghimbau bagi para pengusaha pengrajin batu hijau yang tidak memiliki kolam atau bak penampung agar tidak dulu beroperasi sebelum dibuatkan kolam atau bak penampung,” tegasnya.

Menurut Lahudin, persoalan limbah tersebut tidak boleh dianggap sepele. Terlebih, ketika musim kemarau, aliran sungai masih dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk memenuhi sejumlah kebutuhan.

Ia pun meminta para pengrajin tidak lagi membuang limbah hasil pemotongan batu hijau secara langsung ke sungai.

“Kami menegaskan agar tidak terjadi dari tahun ke tahun seperti itu. Tolong diperhatikan tentang pencemaran lingkungannya karena memang di musim kemarau ini sungai tersebut dipakai oleh warga masyarakat,” katanya.

Pemerintah Desa Bojong, lanjut Lahudin, akan terus mengingatkan para pelaku usaha agar menjalankan aktivitasnya dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Bahkan, pihak desa memberikan peringatan kepada pengusaha atau pengrajin yang masih nekat membuang limbah langsung ke sungai. Jika praktik tersebut kembali ditemukan, pemerintah desa tidak akan memberikan rekomendasi untuk perpanjangan izin usaha.

“Kalau masih ada yang nakal membuang limbah langsung ke sungai, kami tidak akan memberikan rekomendasi untuk perpanjangan izin usahanya,” tegas Lahudin.

Kondisi lingkungan di sekitar Leuwi atau Sungai Keramat juga menjadi perhatian masyarakat. Dugaan pencemaran akibat limbah slurry hasil pemotongan batu hijau dikhawatirkan dapat semakin berdampak terhadap kualitas air serta ekosistem sungai apabila tidak segera ditangani.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama DLH, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya dapat meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pemotongan batu hijau di wilayah tersebut.

Penanganan secara serius dinilai diperlukan agar para pelaku usaha mematuhi ketentuan pengelolaan limbah dan pencemaran sungai tidak terus berulang maupun meluas.

Tags: batu hijaulimbah
Previous Post

Hujan Hadiah bagi Warga yang Patuh Pajak di Ajang SIPENYU 2026

Next Post

Kecamatan Cikembar Kembali Soroti Dugaan Pembuangan Limbah batu hijau ke Sungai

potretsukabumi

potretsukabumi

Related Posts

Sekda Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding
Berita

Sekda Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding

Cara Menanam Caisim di Bekas Gelas Plastik, Praktis dan Cocok untuk Pekarangan Rumah
Ekonomi

Cara Menanam Caisim di Bekas Gelas Plastik, Praktis dan Cocok untuk Pekarangan Rumah

Wabup Dampingi Wamenko Bidang Pangan Tinjau Fasilitas RDF di TPA Cimenteng
Berita

Wabup Dampingi Wamenko Bidang Pangan Tinjau Fasilitas RDF di TPA Cimenteng

Next Post
Kecamatan Cikembar Kembali Soroti Dugaan Pembuangan Limbah batu hijau ke Sungai

Kecamatan Cikembar Kembali Soroti Dugaan Pembuangan Limbah batu hijau ke Sungai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Potret Sukabumi

Media Potretsukabumi.com merupakan Portal Berita Online yang selalu siap sajikan pemberitaan yang berimbang dengan mengedepankan fakta yang ada.

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Terms of Service

Copyright by: Potretsukabumi.com @2024

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Seputar Pemda/Pemkot Sukabumi
  • Seputar Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Destinasi Wisata
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kebudayaan
  • Politik
  • Lainnya
  • Teknologi
  • Foto
  • Gadget
  • Games
  • Tips & Trick

Copyright by: Potretsukabumi.com @2024

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.