PotretSukabumi.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (PDAM TJM) Kabupaten Sukabumi memastikan pelayanan distribusi air bersih kepada puluhan ribu pelanggan tetap berjalan di tengah kondisi kemarau panjang.
Manajemen PDAM TJM menyatakan berbagai langkah antisipasi telah dilakukan untuk menjaga kelancaran pasokan air sekaligus meminimalkan dampak menurunnya debit sejumlah sumber air akibat musim kemarau.
Direktur Utama PDAM TJM Kabupaten Sukabumi, H. M. Kamaludin Zen, S.H., M.M., mengatakan kondisi kemarau panjang memang berdampak terhadap debit air di beberapa sumber yang selama ini menjadi bagian dari sistem pasokan perusahaan.
Meski demikian, pihaknya telah menginstruksikan jajaran teknis untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mengambil langkah cepat apabila terjadi gangguan pada sistem distribusi.
“Fenomena kemarau panjang memang memicu penurunan debit di sejumlah mata air yang menjadi sumber utama pasokan perusahaan. Namun, seluruh jajaran teknis telah diinstruksikan untuk bergerak cepat melalui berbagai langkah strategis demi meminimalisasi dampak kekeringan,” ujarnya.
Saat ini, cakupan pelayanan PDAM TJM telah mencapai 33 dari 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Jumlah pelanggan aktif tercatat sekitar 60.700 sambungan, yang terdiri dari pelanggan rumah tangga, sektor niaga, hingga industri.
Di tengah proses perubahan badan hukum menjadi PT Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perseroda), manajemen menegaskan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas. Fungsi sosial dalam memenuhi kebutuhan air bersih dinilai tetap harus berjalan seiring dengan proses pengembangan perusahaan.
Untuk menghadapi potensi gangguan selama musim kemarau, PDAM TJM juga meningkatkan pemantauan jaringan distribusi. Tim teknis melakukan patroli secara berkala untuk menemukan potensi kebocoran pipa sekaligus melakukan perbaikan guna menekan tingkat kehilangan air atau non-revenue water (NRW).
Selain itu, tim teknis disiagakan selama 24 jam untuk merespons berbagai laporan maupun gangguan distribusi yang terjadi di lapangan.
Manajemen PDAM TJM turut mengimbau seluruh pelanggan agar menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Penghematan air dinilai penting untuk membantu menjaga ketersediaan pasokan di tengah kondisi debit sumber air yang mengalami penurunan.
Pelanggan juga diminta segera menyampaikan laporan melalui saluran pengaduan resmi apabila mengalami gangguan atau penurunan aliran air di wilayah masing-masing.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan oleh petugas sekaligus menjaga kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Dengan berbagai upaya tersebut, PDAM TJM berkomitmen mempertahankan kontinuitas pelayanan sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih tetap menjadi perhatian utama, khususnya selama menghadapi musim kemarau panjang.
Editor : Ramdan




