potretsukabumi.com | sukabumi – Pada Rabu siang, 15 April 2026, Presiden Prabowo Subianto tiba kembali di Indonesia. Ia menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Kunjungan kenegaraan selama dua hari pun telah selesai.
Kunjungan Prabowo ke Rusia dan Prancis menjadi agenda penting pemerintah. Tujuannya untuk memperkuat hubungan internasional Indonesia.
Dalam kunjungan Prabowo ke Rusia dan Prancis, sejumlah kesepakatan strategis berhasil dicapai. Fokus utamanya ada di sektor energi dan investasi. Hasil ini dinilai penting bagi kepentingan nasional.
Saat berada di Moskow, Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Pertemuan ini membahas kerja sama energi. Salah satunya terkait pasokan minyak mentah dan LPG. Kebutuhan ini penting untuk dalam negeri.
Kunjungan Prabowo ke Rusia dan Prancis juga memperkuat posisi Indonesia. Terutama dalam kerja sama energi global.
Sebagai tindak lanjut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendapat tugas khusus. Ia akan melanjutkan pembahasan teknis dengan pihak Rusia. Tujuannya agar kerja sama segera terealisasi.
Di Paris, Presiden Prabowo juga bertemu Presiden Emmanuel Macron. Pertemuan ini membahas banyak sektor. Mulai dari energi, pendidikan, hingga komunikasi digital.
Selain itu, investasi jangka panjang juga menjadi topik utama. Kedua negara sepakat memperkuat kerja sama ekonomi.
Kunjungan Prabowo ke Rusia dan Prancis dinilai membawa dampak positif. Indonesia semakin kuat di kancah global.
Pemerintah optimistis kerja sama ini akan terus berkembang. Harapannya, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas.
BACA JUGA : Penyebab Harga Plastik Naik dan Dampaknya bagi UMKM
Informasi ini juga sejalan dengan rilis resmi pemerintah melalui situs Sekretariat Negara



