Potret Sukabumi — Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, membuka kegiatan Pesantren Sarjana Universitas Madani Nusantara (UMN) Tahun 2026 di Gedung UMN, Kota Sukabumi, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi pembekalan bagi calon wisudawan untuk memperkuat nilai spiritual dan akhlak di tengah perkembangan teknologi.
Mewakili Bupati Sukabumi, Ade Suryaman menyampaikan apresiasi kepada jajaran UMN, khususnya Rektor Prof. Dr. H. Endin Nasrudin, M.Si. Ia menilai Pesantren Sarjana menjadi ruang pembinaan mahasiswa sebelum menyelesaikan pendidikan dan terjun ke masyarakat.
Kegiatan ini diikuti calon lulusan dari berbagai wilayah. Pesantren Sarjana UMN tahun ini mengangkat tema “Mengintegrasikan Nilai Pesantren dan Teknologi: Peluang serta Tantangan Sarjana Muslim di Era Society 5.0.”
Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai agama serta akhlak.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga harus memiliki fondasi agama dan akhlak yang kuat sebagai bekal ketika terjun ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurut Ade Suryaman, perkembangan teknologi pada era Society 5.0 perlu diimbangi dengan kematangan moral. Dengan begitu, para sarjana Muslim diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Sekda juga mengingatkan calon wisudawan agar menjaga kesehatan fisik dan mental menjelang Wisuda UMN ke-31 yang dijadwalkan pada 31 Oktober 2026.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap UMN terus berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Perguruan tinggi juga diharapkan melahirkan lulusan berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan terus diperkuat untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia. Upaya ini sejalan dengan harapan mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).




