Potret Sukabumi — Jembatan Merah Putih Cihujung yang menghubungkan Kampung Naringgul, Desa Karangpapak, dengan Kampung Sukamanah, Desa Cikelat, kembali digunakan masyarakat. Jembatan tersebut sebelumnya rusak akibat banjir yang membuat akses warga di dua wilayah terganggu.
Jembatan Merah Putih Cihujung diresmikan Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int., Rabu (19/8/2026). Peresmian tersebut dihadiri unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.
Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo bersyukur pembangunan jembatan dapat diselesaikan. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat penting bagi masyarakat karena menjadi akses penghubung dalam menjalankan berbagai kegiatan sehari-hari.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama melaksanakan peresmian Jembatan Cihujung. Jembatan ini sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana banjir. Berkat kerja sama seluruh pihak, terutama partisipasi masyarakat, akhirnya jembatan ini dapat dibangun kembali dan sekarang sudah bisa kita gunakan,” ujarnya.
Kembali berfungsinya jembatan juga memudahkan akses pendidikan, pertanian, dan mobilitas warga. Anak-anak dapat lebih mudah menuju sekolah. Warga yang memiliki kebun maupun kegiatan lainnya juga tidak perlu lagi menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh.
“Manfaat jembatan ini akan kembali kepada masyarakat. Anak-anak sekolah kini tidak perlu lagi melewati akses yang sebelumnya rusak dan berisiko,” kata Dandim.
Dandim menjelaskan, pembangunan Jembatan Merah Putih Cihujung merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat di wilayah pedesaan. Ia berharap keberadaan jembatan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Karena itu, masyarakat diminta ikut menjaga kondisi jembatan dengan menggunakan fasilitas sesuai peruntukannya.
“Kendaraan yang melintas harus bergantian dan tidak melebihi batas beban yang telah ditentukan. Jangan sampai karena penggunaan yang tidak sesuai aturan, jembatan cepat rusak,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi masyarakat Kampung Naringgul yang ikut bergotong royong selama proses pembangunan. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.
Sementara itu, perwakilan masyarakat Jamaludin menyampaikan rasa bahagia karena Jembatan Merah Putih Cihujung kembali dapat digunakan. Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, TNI, Polri, serta seluruh pihak yang telah membantu pembangunan jembatan.
“Kami sangat bahagia karena jembatan ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkap Jamaludin. Dengan kembali terbukanya akses tersebut, masyarakat berharap aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih mudah dan aman.




