potretsukabumi.com | Dunia pendidikan Kabupaten Sukabumi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Dua tenaga pendidik, Adila Irawan, M.Pd. dan Rahayu Utami, S.Pd., berhasil meraih Gold Medal (Grand Prize) dalam ajang International Mathematics and Science Creativity Competition (IMSCC) 2026 yang berlangsung di Korea Selatan.
Penghargaan tersebut diraih melalui inovasi pendidikan bertajuk SMART HANJELI yang berhasil menarik perhatian dan memperoleh pengakuan dalam kompetisi internasional tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas keberhasilan kedua guru tersebut. Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti bahwa tenaga pendidik di Kabupaten Sukabumi memiliki potensi, kreativitas, serta kemampuan untuk bersaing di kancah global.
“Kami tentunya sangat bangga dan mengapresiasi prestasi yang diraih oleh Ibu Adila Irawan dan Ibu Rahayu Utami. Ini merupakan pencapaian luar biasa yang tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan Kabupaten Sukabumi,” ujar Deden saat dihubungi jurnalsukabumi.com, Senin (2/11/2026).
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para guru lainnya untuk terus menciptakan terobosan dalam dunia pendidikan, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan mutu proses pembelajaran di sekolah.
Deden menegaskan bahwa peran seorang guru saat ini tidak sebatas menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik. Lebih dari itu, tenaga pendidik juga diharapkan mampu menghasilkan ide dan inovasi yang memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa guru bukan hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga dituntut mampu melahirkan inovasi dan gagasan kreatif yang memberikan manfaat luas. Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi guru-guru lainnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh tenaga pendidik dan insan pendidikan di Kabupaten Sukabumi untuk terus meningkatkan kemampuan serta menjaga semangat berprestasi, baik melalui pengembangan kompetensi maupun berbagai inovasi pembelajaran.
Menurutnya, penghargaan yang diraih Adila dan Rahayu hendaknya menjadi motivasi untuk menghasilkan pencapaian yang lebih tinggi pada masa mendatang.
“Jangan cepat berpuas diri. Terus berkarya, berinovasi, dan jadikan prestasi ini sebagai langkah awal untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi. Semoga ke depan semakin banyak guru dan peserta didik Kabupaten Sukabumi yang mampu mengukir prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tandasnya.
Keberhasilan Adila Irawan dan Rahayu Utami dalam meraih penghargaan di Korea Selatan menjadi gambaran bahwa kreativitas dan inovasi dari lingkungan pendidikan daerah mampu bersaing di tingkat dunia.
Prestasi tersebut sekaligus diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak inovasi pendidikan serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia di Kabupaten Sukabumi.




