Potret Sukabumi — Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat jaminan kesehatan Sukabumi bagi masyarakat. Salah satunya melalui Forum Komunikasi Bersama BPJS Kesehatan.
Forum tersebut membahas strategi penguatan rekrutmen dan reaktivasi peserta. Pembahasan juga diarahkan untuk mendukung Universal Health Coverage (UHC) semester II tahun 2026.
Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengatakan, forum tersebut menjadi wadah koordinasi antara Pemkab Sukabumi dan BPJS Kesehatan. Berbagai persoalan terkait jaminan kesehatan masyarakat turut dibahas.
Menurutnya, forum ini diharapkan menghasilkan solusi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Hal tersebut penting di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang dilakukan.
Ade menegaskan, Pemkab Sukabumi akan terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal. Komitmen tersebut juga akan diperkuat melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah V Jawa Barat Sawal Sami Tarigan mengatakan, forum tersebut dapat menjadi ruang untuk mencari solusi bersama. Ia menyebut keberlangsungan UHC membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sukabumi Nora D Manurung menambahkan, JKN merupakan program strategis negara. Karena itu, pemerintah, pelaku usaha, peserta, media massa, dan akademisi perlu berkolaborasi untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata.




