Potret Sukabumi — Pemerintah Kabupaten Sukabumi mematangkan pelaksanaan Muhibah Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tahun 2026 ini difokuskan pada interaksi langsung dengan masyarakat serta pemantauan berbagai persoalan di lapangan.
Muhibah dijadwalkan berlangsung di 12 lokasi. Sepuluh kecamatan yang menjadi titik kegiatan yakni Kadudampit, Gunungguruh, Cisaat, Cibadak, Simpenan, Warungkiara, Surade, Sagaranten, Jampangtengah, dan Cidahu. Dua titik tambahan berada di wilayah terdampak bencana.
Asisten Daerah I Setda Kabupaten Sukabumi Boyke Martadinata menyampaikan bahwa Muhibah menjadi sarana efektif menyerap aspirasi masyarakat. Ia menegaskan banyak persoalan warga dapat langsung diakomodasi dan dijawab saat kegiatan berlangsung. Ia juga menekankan pentingnya pendataan penerima manfaat karena setiap titik akan menyalurkan sekitar 200 paket sembako bagi kaum duafa dan anak yatim.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat H Andi menjelaskan persiapan dilakukan agar kegiatan berjalan tertib dan tepat sasaran. Ia menyebut seluruh titik telah dipetakan termasuk dua lokasi bencana. Bahkan terdapat informasi bahwa KDM akan hadir pada Muhibah Ramadan di lokasi terdampak bencana.
Selain penyaluran bantuan sosial, Muhibah Ramadan akan dirangkaikan dengan pengundian umrah bagi 10 calon jemaah di 10 titik kegiatan. Pemerintah juga menghadirkan bazar Ramadan dengan harga terjangkau untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama bulan suci.




