potretsukabumi.com | sukabumi – Peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) 2026 tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi dimaknai sebagai momentum penting untuk memperkuat posisi desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Mengusung tema “Bangun Desa untuk Indonesia Emas 2045”, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi menyatakan komitmennya dalam mendorong pembangunan desa melalui peningkatan investasi serta kemudahan dalam proses perizinan.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, menyampaikan bahwa desa memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah, asalkan didukung oleh iklim investasi yang kondusif serta layanan perizinan yang mudah, cepat, dan transparan.
“Desa saat ini tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, melainkan sudah menjadi subjek utama dalam pertumbuhan ekonomi. Peran kami di DPMPTSP adalah memastikan setiap peluang usaha di desa mendapat kemudahan perizinan yang berpihak kepada masyarakat,” ungkapnya, Kamis (15/1/2026).
Ia menjelaskan, momentum Hardesnas menjadi pengingat bahwa pembangunan ekonomi tidak harus selalu terpusat di wilayah perkotaan. Desa-desa di Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti pertanian, pariwisata, UMKM, hingga ekonomi kreatif yang mampu menarik minat investor.
“Jika desa diberikan kemudahan dalam berusaha, maka akan tercipta lapangan kerja di tingkat lokal. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dede Rukaya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, perangkat daerah, dan pelaku usaha. DPMPTSP siap berperan sebagai penghubung antara potensi desa dengan dunia investasi melalui pendampingan perizinan serta promosi peluang usaha.
Di sisi lain, upaya digitalisasi layanan perizinan juga terus ditingkatkan agar masyarakat desa dapat mengakses layanan dengan lebih mudah tanpa terkendala jarak maupun birokrasi.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang setara, cepat, dan pasti bagi masyarakat desa. Dengan sistem yang transparan dan akuntabel, kepercayaan publik akan semakin meningkat,” tambahnya.
Melalui semangat Hardesnas 2026, DPMPTSP Kabupaten Sukabumi optimistis desa-desa di wilayahnya dapat berkembang menjadi pusat ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.
“Mewujudkan Indonesia Emas 2045 harus dimulai dari desa. Ketika desa maju, investasi tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat meningkat, maka Sukabumi MUBARAKAH bukan hanya slogan, melainkan kenyataan,” pungkasnya.




