Potret Sukabumi — Wakil Bupati Sukabumi H Andreas mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan serta Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Kegiatan berlangsung secara virtual dari Command Center Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/9/2026).
Rakor tersebut membahas penguatan intervensi bagi kelompok sasaran stunting. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan SDM Setwapres Eddy Cahyono Sugiarto menekankan pentingnya intervensi yang tepat dan berkualitas.
Ia juga mendorong penguatan koordinasi di daerah. Komitmen tersebut diharapkan diwujudkan melalui langkah konkret untuk mencapai target penurunan stunting dalam RPJMN 2025-2029.
Asisten Deputi Kesehatan, Gizi, dan Pembangunan Keluarga Setwapres Mita Aprianti mengatakan, forum tersebut menjadi bagian dari pengawalan Perpres Nomor 72 Tahun 2021. Forum juga menjadi ruang untuk menyinkronkan kebijakan dan membahas kendala program di daerah.
Usai mengikuti rakor, Wabup H Andreas menegaskan bahwa penurunan stunting Sukabumi menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, penanganan stunting perlu dilakukan secara bersama untuk menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
“Yang harus ditekankan adalah kerja sama antar-OPD, sampai nanti ke tingkat desa,” ujarnya.
Wabup berharap kolaborasi tersebut semakin kuat. Dengan begitu, pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan lebih efektif. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama pencegahan dan percepatan penurunan stunting.



