Potret Sukabumi — Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Tim Percepatan Universal Health Coverage (UHC) Provinsi Jawa Barat melakukan pemetaan percepatan target UHC Kabupaten Sukabumi di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/7/2026). Pertemuan ini bertujuan menyusun langkah konkret untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengatakan pemerintah daerah menghadapi tantangan fiskal akibat dampak bencana pada 2024 dan 2025 yang mengakibatkan kerusakan ribuan rumah di 36 kecamatan. Kondisi tersebut turut memengaruhi kemampuan anggaran daerah dalam membiayai iuran BPJS Kesehatan masyarakat.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk mempercepat pencapaian target UHC Kabupaten Sukabumi melalui solusi lintas sektor. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat tetap memperoleh akses layanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan terjangkau.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Barat Berli Hamdani Gelung Sakti menekankan pentingnya data kependudukan yang akurat sebagai dasar penentuan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional. Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sukabumi Nora D. Manurung mengingatkan perlunya validasi data peserta secara berkala agar bantuan iuran tepat sasaran.
Sebagai tindak lanjut, tim teknis dari perangkat daerah Kabupaten Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat akan menggelar pembahasan lanjutan. Pembahasan tersebut mencakup penyusunan regulasi daerah, penyesuaian anggaran, serta strategi pelibatan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Melalui koordinasi lintas sektoral yang semakin kuat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis target UHC Kabupaten Sukabumi dapat segera tercapai. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi seluruh masyarakat.




