Potret Sukabumi — Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD 2027 di Bale Pangripta, Selasa 31 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari perangkat daerah, DPRD, camat, hingga tokoh masyarakat.
Dalam forum tersebut, pemerintah menetapkan tema pembangunan yaitu penguatan agroindustri dan pariwisata. Kedua sektor ini dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Bupati Sukabumi menegaskan, perencanaan pembangunan harus selaras dengan program nasional dan provinsi. Fokus utama diarahkan pada penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, pembangunan perumahan, serta peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan.
Selain itu, alokasi anggaran juga menjadi perhatian. Pemerintah menetapkan minimal 40 persen belanja untuk infrastruktur layanan publik, termasuk pembangunan jalan dan irigasi. Sektor pendidikan mendapat alokasi minimal 20 persen, disusul kesehatan dan pelayanan dasar lainnya.
Berdasarkan data, terdapat ribuan usulan dari desa dan kecamatan yang didominasi kebutuhan infrastruktur permukiman. Prioritas utama meliputi perbaikan jalan lingkungan, rumah tidak layak huni, serta penyediaan air bersih.
Melalui Musrenbang ini, pemerintah berharap seluruh program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Perencanaan yang tepat diharapkan mampu mendorong pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.




