Potretsukabumi.com – 15 Januari 2026 – Pada Kamis, 1 Januari 2026, awak media bersilaturahmi dengan Direktur BUMDes Sejahtera Bersama Desa Cijalingan, Misbahudin, di lokasi pertanian bawang merah Kampung Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Kunjungan tersebut bertepatan dengan pelaksanaan panen bawang merah untuk kedua kalinya yang dilakukan oleh BUMDes Cijalingan.
Dalam keterangannya kepada media, Misbahudin menyampaikan bahwa masa jabatannya sebagai Direktur BUMDes masih terbilang baru. Meski demikian, sebagai putra daerah sekaligus pelaku usaha UMKM, dirinya merasa terpanggil untuk ikut membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cijalingan agar dapat tumbuh bersama secara mandiri dan berkelanjutan.
Desa Cijalingan sendiri terdiri dari beberapa wilayah kedusunan, di antaranya Dusun Cijalingan, Dusun Cikareumbi, Dusun Cikembang, Dusun Cibereum, Dusun Cibodas, serta Dusun Cibodas Hilir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukabumi tahun 2023, jumlah penduduk Desa Cijalingan tercatat sebanyak 9.081 jiwa, dengan rincian 4.640 laki-laki dan 4.441 perempuan. Sekitar 70 persen penduduknya menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perikanan, sementara sisanya bekerja sebagai buruh harian lepas dan pelaku wirausaha.
Riset dan Pengembangan Pertanian
Misbahudin menjelaskan, sejak dipercaya memimpin BUMDes Sejahtera Bersama, pihaknya langsung melakukan riset mendalam terkait pengelolaan potensi desa. Menurutnya, sinergi antara sumber daya alam, masyarakat, dan kearifan lokal menjadi kunci utama dalam menciptakan kesejahteraan bersama, baik bagi desa, BUMDes, maupun masyarakat.
Ia menambahkan, sebelum memulai program ketahanan pangan bawang merah, pihaknya melakukan studi banding ke beberapa desa yang telah berhasil, termasuk mengunjungi sentra petani bawang merah terbesar di Indonesia, yakni Brebes. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat perencanaan dan memastikan program yang dijalankan tepat sasaran.
Hasilnya, pada panen perdana tahun 2025, BUMDes Cijalingan berhasil menghasilkan 2,5 ton bawang merah dari penanaman bibit sebanyak 4 kuintal. Keberhasilan tersebut menjadi langkah awal dalam mengubah lahan tidak produktif menjadi lahan pertanian yang bernilai ekonomis melalui kerja sama antara pengurus BUMDes dan masyarakat.
Memasuki awal Januari 2026, program pertanian bawang merah kembali membuahkan hasil. Meski pada awalnya sempat diragukan dan minim dukungan, BUMDes Cijalingan kini mampu membuktikan keberhasilannya hingga menghasilkan keuntungan dan mencatatkan kesuksesan awal di sektor pertanian.
Harapan dan Target ke Depan
Ke depan, Misbahudin berharap seluruh petani di Desa Cijalingan dapat tertarik dan ikut mengembangkan budidaya bawang merah. Ia menegaskan bahwa BUMDes siap memberikan pendampingan, mulai dari penyediaan bibit, proses penanaman, hingga pembelian hasil panen.
Selain itu, ia juga mengajak generasi muda Desa Cijalingan untuk terjun ke dunia pertanian sebagai petani milenial. Menurutnya, sektor pertanian, khususnya bawang merah, memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, sekaligus melahirkan generasi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.




