Potret Sukabumi — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah serius menangani dampak bencana di sejumlah provinsi. Pemerintah menyiapkan anggaran besar dan mengerahkan jajaran menteri ke lapangan. Hal itu disampaikan Presiden saat meninjau rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis 1 Januari 2026. Pemerintah menilai kemampuan negara cukup sehingga tidak menetapkan status bencana nasional.
Presiden menjelaskan penanganan tetap dilakukan secara terukur dan menyeluruh. Sejumlah menteri ditugaskan langsung di wilayah terdampak. Penanganan dilakukan paralel di berbagai daerah. Pemerintah memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain upaya pemerintah, Presiden menyatakan keterbukaan terhadap bantuan publik. Masyarakat, komunitas, dan diaspora dipersilakan berpartisipasi. Bantuan harus disalurkan melalui mekanisme resmi. Prosedur harus jelas dan dapat dipertanggungjawabkan agar bantuan tepat sasaran.
Presiden juga meminta percepatan pemulihan layanan dasar. Sekolah, puskesmas, dan rumah sakit diminta segera berfungsi kembali. Pemerintah berkomitmen mempercepat pemulihan, menjaga transparansi bantuan, dan melibatkan partisipasi masyarakat secara bertanggung jawab.




